MARI JALIN KOMUNIKASI UNTUK ALUMNI SMA PURWONEGORO

Pengikut

Senin, 30 Maret 2009

Jadwal Ujian Nasional SMA

Ujian Nasional SMA/MA 2009
Senin 20 April 2009
IPA-Bahasa Indonesia, IPS-Bahasa Indonesia , Bahasa- Bahasa Indonesia

Selasa 21 April 2009
IPA-Matematika, IPS-Matematika, Bahasa-Matematika

Rabu 22 April 2009
IPA-Bahasa Inggris&Biologi, IPS-Bahasa Inggris&Geografi, Bahasa-Bahasa Inggris&Sastra Indonesia

Kamis 23 April 2009
IPA- Fisika, IPS- Sosiologi, Bahasa-Bahasa Asing

Jum’at 24 April 2009
IPA-Kimia, IPS-Ekonomi Akuntansi, Bahasa-Sejarah Budaya/Antropologi

Minggu, 29 Maret 2009

Tanggal 4 April Temen-temen alumni 99 pada mau kumpul...!

Salah satu temen angkatan kami yang bernama Kurniawan akan mengakhiri masa lajangnya. Dan dengan didukung oleh Pak Is, temen-temen sepertinya berkeinginan untuk berkumpul di Sana. Aku dah ada niatan untuk datang, namun berbarengan dengan adanya kerjaan di sekolah, jadi ghimana lagi....kayaknya batal dateng. Padahal setumpuk rasa kangen dan rindu membuncah menggelora di dalam dada, tapi...semoga kerinduan ini tersampaikan pada saatnya nanti.
Semoga saja

Jumat, 12 Desember 2008

Kemarin Paki Is Telpon

Ketika sedang asyik nonton TV, tiba-tiba Hp bututku berdering dan ternyata dari seberang sana terdengar suara nyaring Pak Is. dengan suara yang kurindukan Pak Is bertanya kabarku....aduh malu aku masa murid ditelpon ama guru....Tapi memang aku beberapa minggu yang lalu coba telpon, tapi gak bisa nyambung. Ternyata Pak Is sedang diklat sertifikasi di UNY, Okelah selamat buat Pak Is dan juga guru yang baru saja mengikuti diklat, semoga lulus dan dapat memperoleh sertifikat kompetens.
Mungkin bagi orang kebanyakan telpon yang sekitar 15 menit menjadi biasa aja, tapi bagi ku Telpon dari Pak Is adalah pencerah dari seorang guru yang selalu ingat akan muridnya yang biasa-biasa aja. Salutku atas pengabdian dan juga ketulusannya. makasih Pak Is, semoga saya bisa meneladani menjadi guru yang tulus...

Kemarin Lebaran pada reunian....tapi...

sebenarnya keinginanku untuk kumpul udah memuncak di ubun-ubun. Maka ketika Tanto ber-sms dengan maksud untuk ngumpul di Rumah Nita aku amat senang. Namun sayanknya Reunian itu dilaksanakan pada hari ke 5 setelah lebaran. Padahal aku ama istri tercinta sudah kadung beli tiket pada hari kedua lebaran. (maklum istri orang jakarta jadi belum lebaran). Untuk mengobati kangenku aku usahakan untukd atang ke rumah Tanto, Lilis ama Nita namun sayang hasilnya nihil mereka pada jalan jadi gagal deh ketemunya.
Liburan nanti saya harapkan bisa ketemuan dengan teman-teman, semoga saja bisa terlaksana.

Kamis, 24 April 2008

Kenangan Dengan Pak Isgiyatno....

Saat itu kedatangan Pak Is di SMA Purwonegoro, berbarengan dengan masanya aku jadi ketua OSIS. Yang aku lihat dari Beliau adalah, beliau sosok yang sederhana baik dalam penampilan maupun dalam berfikir. meski yang aku tangkap dari beliau, beliau masih belajar saat ditunjuk sebagai pembina OSIS. Namun komitemen terhadap tugas layak diberikan sanjungan. Sering kali pak Is pulang terlambat, demi menemani pengurus OSIS yang membuat mading. demikian juga sering aku dan temen pengurus OSIS ditraktir Bakso.
Tapi sosok guru yang kebapakan, memang benar-benar menjadi jiwanya. Saat aku nggak percaya diri mau lanjut kulaih atau nggak karena nggak punya uang, beliau memotivasi. saat aku kehilangan arah, neliau memberikan arahan.
Rasanya inspirasi guru yang seprti itu yang saat ini aku ingin berikan. Tidak heran jika aku pulang ke kampung, aku sempatkan untuk bersilaturahim ke rumahnya. Saat ini ketika aku diskusi dengan beliau, beliau terlihat sangat agamis sekali. Semoga itu adalah jalan yang mencerahkan, sehingga sinar kehidupannya mampu memberikan penerangan pada jiwa yang gersang di ujung meja sekjolah. semoga.....

Hari ini Temanku Lilis SMS Aku....

Lilis tuh boleh dikata bagi aku adalah teman cewek yang dekat ama aku. Anaknya sich cara berfikirnya sederhana aja, dia adalah salah satu stafku ketika aku menjadi ketua OSIS. Kalau gak salah dia di bidang bela Negara. Saya ingat betul saat-saat kemah di Sempor dekat rumahnya Nink. Dia saya tunjuk sebagai saritilawah, pertamanya sih sewot karena ditunjuk meendadak, tapi setelah dibujuk akhirnya mau juga. Dan lebih-lebih ternyata mampu menjiwai, sehingga pas saat renungan banyak yang tersentuh juga. Memang bakat orang kalau belum dicoba nggak kelihatan.
Sekarang dia sudah berumah tangga dengan satu anak. Pas dia Nikah saya gak bisa datang, soalnya maklum jauh, aku khan perantau. Katanya sich suaminya perwira polisi, duh sukanya yang militer-militer gitu deh....Tapi Yang penting berbahagia lah ...ya...

Rabu, 09 April 2008

Kengan dengan Pak Prihandono

Diantara guru-guru, Pak Pri adalah sosok yang paling berkesan bagi siswa-siswi angkatan ku. Dia dikenal sebagai sosok yang humoris dan supel. Sehari-hari mengajar pelajaran sejarah. Cara pembawaan yang santai tapi serius memberikan tempat di hati dan kepalaku. meski aku nggak terlalu suka sejarah, tapi dengan pengajarn pak Prio memberikan aku pertolongan, karena baginya sejarah tidak hanya menghafal fakta, tapi yang lebih penting adalah mengambil hikmah dari peristiwa itu. Hal itu saya dapatkan dari Pak Pri, ketika saat istirahat saya sempatkan untuk bertemu dengannya. Saat itu baru dua hari yang lalu saya dipilih sebagai ketua OSIS, padahal sepanjang karirku di bangku sekolah aku nggak pernah jadi ketuam kelas, apalagi menjadi ketua OSIS. ketika kesulitanku aku utarakan kepadanya, jawaban yang diterima adalah: "ingatlah akan Napoleon Bonaparte yang sering disebut sebagai Singa EROPA?" yang dia lakukan adalah merangkak dari prajurit. Maka lakukanlah sedikit demi sedikit sambil kamu belajar." demikian kata-kata yang selalu terngiang sehingga akupun sedikit berani untuk menjadi pimpinan OSIS. dan Alhamdulillah berkat dorongan dan bantuan aku mulai belajar tentang manajemen organisasi. Sehingga banyak orang, merasakan hasil jerih payah semua oengurus OSIS pada masaku.
Memang Pak Pri dikenal sebagai sosok yang mampu memberikan solusi tanpa menggurui, hal itu juga saya dapatkan ketika saya mengikuti lomba :Pidato P4 tingkat Kabupaten, meski saya pernah kalah W.O karena "pingsan" saat di panggung pada acara lomba yang sama setahun sebelumnya. Namun, Pak Pri masih memberikan kepercayaan kepadaku untuk ikut, sekaligus menjadi pembimbingku. Saya ingat sekali gaya mebimbingnya yang tidak memaksakan ide-idenya tapi mencoba untuk sharing ide-ide sehingga saya menjadi kaya akan bahan-bahan. Dan Alhamdulillah berkat bimbingannya saya mendapatkan juara II.
Yang saya tahu, meski seorng guru, Pak Pri memiliki sisi kemanusiaan yang mendalam, Pak Pri sering cerita saat pagi-pagi "bagaimana ketakutannyaketika dipepet oleh 'Copet", ketika berangkat dari rumah yang ada di Purbalingga. demikian juga ketika naik motor dia takut kenceng-kenceng padahal cuman mbonceng.
Namun kini katanya Pak Pri dimutasi dari SMA Purwonegoro karena alasan memiliki istri yang sekantor. Padahal jasanya teramat banyak, karena pengorbanan yang sering dilakukannya ketika sering pulang sore bahkan malem demi mengerjakan tugas-tyugas sebagai Wakil Kurikulum. Kemajuan SMA Purwonegoro, saat ini pasti karena andil dari pengorbanan Beliau. Tapi saya yakin dimanapun ditempatkan pasti Pak Pri akan selalu dirindukan sebagai guru yang mencerahkan. Semoga.......